Pekanbaru Metropolitan

Latest News

Politik

Hukum

Ekonomi

Galeri

Lingkungan

Pendidikan

Kesehatan

Budaya

Recent Posts

  • Cetak Sawah di Pelalawan Rugikan Negera Rp1 Miliar

    By Portal Berita Riau → 19 February, 2018
    PELALAWAN, PANGKALAN KERINCI - Cetak sawah baru tahun 2012 di Desa Gambit Mutiara, Kabupaten Pelalawan, merugikan negara sebesar Rp1 miliar lebih.

    Hal ini diungkapkan Gusdiwal SE CCLA, auditor BPKP Perwakilan Riau, ketika memberi kesaksian pada sidang korupsi  Cetak sawah baru, Dinas Pertanian Kabupaten Pelalawan, dengan terdakwa Jumalin dan Kaharuddin, Senin (19/2/2018).

    Lebih lanjut diungkapkan Gusdiwal, dihadapan majelis hakim yang diketuai Bambang Myanto SH, dari hasil audit yang dilakukan BPKP, duketahui, anggota kelompok cetak sawah baru tersebut dikatakan terdaftar, tetapi nyatanya mereka tidak mengakui dilibatkan dalam pembentukan kelompok dan pelaksanaan.

    Kemudian pekerjaan yang dilakukan tidak ada manfaatnya bagi masyarakat setelah uang dicairkan. Hal ini dibuktikan dengan lahan yang ditelantarkan. Lahan tersebut lanjut saksi, juga tidak mendukung disampaikan sebagai sawah, karena tidak ada kesesuaian.

    "Dalam laporan, proyek dikatakan 100 persen, ternyata tidak. Hasilnyapun tidak menunjukkan kalau itu sawah. Seperti harus ada pematang, perbaikan tanah. Di lapangan hanya ada land clearing. Walaupun menurut mereka pernah ditanam tidak berhasil, karena memang tidak ada kesesuaian. Total los seluruhnya yakni Rp1 miliar," ujar Gusdiwal.(dow)
  • Demi HP China, Remaja di Inhil Bunuh Temannya dan Membuang Mayatnya ke Parit

    By Portal Berita Riau →
    INDRAGIRI HILIR, PELANGIRAN - Sesosok mayat remaja laki - laki dalam kondisi mulai membusuk ditemukan terapung di Kanal Tersier Kebun Kelapa Sawit Blok 64 KCB 32 KUT 5 Kebun Bintangor PT THIP Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Minggu (18/2/18) sekira pukul 12.00 WIB.

    Mayat yang diduga adalah korban pembunuhan itu diketahui bernama Joko Saputra (17). Pemuda yang baru beranjak dewasa itu berprofesi sebagai karyawan swasta dan beralamat di Perumahan Karyawan Kebun Agatis PT THIP Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran

    Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony SIK MH melalui Kapolsek Pelangiran IPTU M Rafi membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. 

    Berawal dari kegelisahan orang tua korban bernama Masnah yang disebabkan karena korban Joko sudah sejak hari Jumat tidak pulang ke rumah. Bersama beberapa karyawan Kebun Bintangor PT THIP Desa Tanjung Simpang, Minggu pagi itu orang tua korban berusaha untuk melakukan pencarian terhadap korban. 

    "Setelah beberapa saat melakukan pencarian di dalam kebun tersebut, akhirnya mereka menemukan sesosok mayat di dalam kanal tersier di Kebun Kelapa Sawit Blok 64 KCB 32 KUT 5 Kebun Bintangor PTTHIP Desa Tanjung Simpang," ungkap Kapolsek Pelangiran IPTU M Rafi. 

    Mayat yang ditemukan dalam keadaan terapung serta sudah mulai membusuk, ternyata adalah Joko orang yang sedang mereka cari. 

    Dari hasil visum et revertum diketahui korban mengalami kekerasan dan menderita beberapa luka diantaranya luka bacokan dibagian kepala korban, leher, dan luka bacokan di punggung telapak tangan kiri korban. 

    Penemuan mayat yang diduga adalah korban pembunuhan itu langsung ditindaklanjuti oleh Polsek Pelangiran dengan melakukan penyelidikan. Akhirnya diketahui, pelaku pembunuhan itu adalah RRM alias Riz (16). Tersangka ini diamankan di rumah orang tuanya di Perumahan Karyawan PT THIP Desa Tanjung Simpang. 

    Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui bahwa dirinya membunuh korban karena ingin memiliki handphone merk Xiaomi Read Mi 3 S milik korban. Pembunuhan itu dilakukan tersangka pada hari Jumat (16/2/18). 

    "Barang bukti yang disita adalah 1 bilah parang berhulu/gagang warna hijau, 1 unit Handphone merk Xiaomi Red Mi 3 S.(dow)
  • Plt Gubri Tetapkan Status Siaga Darurat Kebakaran Lahan

    By Portal Berita Riau →
    RIAU, INDRAGIRI HILIR - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim tetapkan status siaga darurat bencana kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) 2018. 

    Penetapan siaga darurat ini setelah Tiga kabupaten di Riau lainnya sudah menetapkan status yang sama, yakni Indragiri Hilir, Pelalawan dan Bengkalis. 

    "Setelah menimbang dan mendengarkan masukan semua pihak serta sudah adanya penetapan status siaga ditiga kabupaten, maka dengan ini saya tetapkan Provinsi Riau mulai hari ini saya nyatakan mulai status siaga darurat Karlahut," kata Plt Gubernur Riau, di auditorium Gedung Lancang Kuning, Senin (19/2/18). 

    Penetapan status siaga darurat Karlahut ini berlaku hingga 31 Mei 2018 mendatang. Kemudian ditetapkan juga Danrem 031/WB sebagai komadan satuan tugas siaga darurat Karlahut tersebut. 

    Hadir pada kesempatan ini, Ketua DPRD Riau Septina Primawati, Danlanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru Marsma Age Wiraksono, Kepala BPBD Riau Edwar Sanger, Kepala BMKG Sukisno Serta sejumlah kepala Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) lainnya.(dow)
  • Pemko Pekanbaru Segera Bongkar JPO Depan Mall SKA

    By Portal Berita Riau →
    PEKANBARU, BUKIT RAYA - Menindaklanjuti Intruksi dari Pemprov Riau yang bakal melakukan pembangunan jalan layang (fly over) di persimpangan Mall SKA dan Pasar Pagi Arengka. Pemko Pekanbaru menyatakan kesiapannya untuk memindahkan seluruh aset yang ada dalam jalur pembangunan fly over tersebut. Hal itu diungkapkan, Kepala Bagian Infrastruktur Sekdako Pekanbaru, Azhar, Senin (19/2018).

    Adanya Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di depan Mall SKA menjadi perhatian khusus Pemko Pekanbaru. Pasalnya bangunan fasilitas umum itu wajib dipindahkan, jika tidak tentu akan menggangu pembangunan.

    "Benar, dalam waktu dekat JPO itu akan kita pindahkan. Berdasarkan kepemilikanya itu milik rekanan pemko Pekanbaru. Namun berdasarkam rapat mereka bersedia memindahkan JPO tersebut," jelas Azhar.

    Untuk posisi pemindahan JPO itu, saat ini Bapenda Pekanbaru bersama Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru sedang berkoordinasi mencari titik yang benar benar dibutuhkan masyarakat. 

    " Insyaallah pada bulan maret mendatang JPO ini sudah dirubuhkan, dan dibangun kembali di posisi yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat. Perlu diketahui untuk pemindahan JPO ini wajib disetujui oleh Walikota Pekanbaru," singkatnya.(dow)
  • Bengkalis Terapkan Darurat Karlahut

    By Portal Berita Riau →
    BENGKALIS, RUPAT - Kabupaten Bengkalis sudah menerapkan darurat siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pemberlakuan darurat Karlahut ini ternyata sudah berlangsung sejak 15 Februari 2018 lalu. 

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis Ja'afar Arief membenarkan sudah diberkakukannya darurat Karlahut di wilayah Kabupaten Bengkalis tersebut. 

    Menurut Ja'afar ada beberapa alasan yang mendasari diberlakukannya darurat Karlahut di Kabupaten Bengkalis diantaranya, bahwa perkiraan dari BMKG Riau bahwa kawasan Kabupaten Bengkalis akan mengalami dua musim panas pada tahun ini, yakni Januari-Maret dan pada Juni-Oktober. 

    "Kemudian sudah adanya beberapa titik panas atau hot spot di wilayah Bengkalis dan sudah terjadi kebakaran lahan di sejumlah kecamatan," paparnya kepada wartawan, Senin (19/2/18) pagi. 

    Terpisah, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bengkalis Doni mengatakan, Karhutla sudah terjadi dibeberapa kecamatan diantaranya, Kecamatan Bengkalis, Rupat, Bantan, Mandau dan Kecamatan Pinggir. 

    Kebakaran untuk di wilayah Bantan dan Pinggir untuk sementara sudah dapat dipadamkan. Sedangkan untuk kawasan lahan yang terbakar di Rupat, Duri dan Bengkalis masih dalam upaya pemadaman oleh petugas. 

    "Petugas di lapangan masih berusaha melakukan pemadaman siang dan malan. Di lokasi angin juga kencang dan panas terik yang menjadi kendala," ujarnya.
  • Atribut Paslon Masih Bertebaran, Bawaslu Riau Dinilai Tak Tegas

    By Portal Berita Riau → 18 February, 2018
    RIAU, PEKANBARUBawaslu Riau pada saat penetapan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau di Kantor KPU Riau beberapa waktu lalu menyatakan kepada setiap tim sukses masing-masing paslon untuk menertibkan atribut sosialisasi paslon sebelum masuk masa kampanye. Jika tidak, maka Bawaslu Riau dan Satpol PP akan melakukan penertiban.

    Namun kini sudah masuk 3 hari masa kampanye sejak tanggal 15 lalu, baliho dan spanduk paslon masih bertebaran di Kota Pekanbaru sendiri. Dan hingga kini belum ada upaya penertiban itu.

    Melihat kondisi demikian, menurut Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Muhammadiyah Riau Aidil Haris SSos MSi, bahwa Bawaslu Riau tidak menunjukkan sikap tegas dari apa yang sudah dinyatakan sebeluknya.

    "Harusnya Bawaslu bisa bersikap tegas terhadap masalah seperti ini. Bawaslu harusnya tegas saja. Apalagi kalau memang ada pelanggaran-pelanggaran lainnya dari paslon," katanya, Minggu (18/2/2018).

    Langkah penertiban seharusnya sudah dilakukan oleh lembaga itu. Karena itu sudah tidak sesuai lagi dengan apa yang dinyatakan Bawaslu sebelumnya. Sebab itu memang tugas Bawaslu Riau.

    "Sudah waktunya Bawaslu Riau menunjukkan sikap tegas mereka. Karena selama ini kan mereka beralasan belum penetapan untuk mengambil sikap. Nah, sekarangkan sudah penetapan, kenapa tidak diambil sikap tegas," sambungnya.

    Setelah dilakukan penetapan pasangan calon artinya sudah semakin terang langkah Bawaslu Riau untuk menganbil sikap. Dalam situasi seperti ini Bawaslu Riau juga harus semakin intens dalam bekerja.

    "Kalau perlu mereka semakin gesit untuk mengintip pelanggaran-pelanggaran lainnya yang dilakuka oleh Paslon. Terima kepada ASN atau tim sukses yang nakal," tambah dia.

    Untuk diketahui, beberapa hari setelah tanggal 15 atau masuk masa kampanye, sejumkah atribut seperti baliho dan spanduk paslon masih bertebaran di Kota Pekanbaru. Bahkan baliho dan atribut sosialisasi itu tersebarnya jalan protokol. Namun sangat disayangkan belum ada langkah apapun dilakukan oleh Bawaslu Riau.(dow)
  • Pilgub Riau 2018, Plt Gubri Tak Bisa Jamin ASN Nertal

    By Portal Berita Riau →
    RIAU, PEKANBARU - Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim tak bisa memberi jaminan bahwa ASN di Pemprov Riau 100% bisa bersikap netral di Pilgub Riau 2018. Namun demikian pihaknya akan tetap memantau sejauh mana ASN tidak terlibat dalam politik praktis.

    "Ini kan sudah masuk masa kampanye. Walau bagaimanapun mereka itu (ASN) harus tetap sadar kalau mereka adalah abdi negara. Jangan harus bisa tahan diri lah supaya tidak terlibat dalam politik praktis," katanya, Minggu (18/2/2018) di Pekanbaru.

    Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim
    Wan Thamrin Hasyim melihat, kondisi Pilkada di Riau untuk kali ini cukup kondusif dan lebih tertata. Hal itu karena KPU juga punya peraturan yang jelas terhadap apa yang perlu dilakukan dan batasan mana yang dilarang untuk dilakukan ASN.

    Selain itu, Wan Thamrin Hasyim melihat bahwa kesadaran dan sikap dewasa ASN di Pemprov Riau sudah terbentuk. Dengan demikian, mereka bisa membatasi diri untuk tidak terlibat jauh dalam permainan politik.

    "Walaupun secara keseluruhan kami juga tidak tahu sejauh mana objektifitas mereka dalam Pilgub Riau kali ini. Tapi setidaknya dengan sikap mereka yang bisa menahan diri, itu sudah cukup menjadi bukti bahwa mereka sadar dengan posisi mereka sebagai ASN," sambungnya.

    Untuk diketahui seluruh ASN memang ditekankan untuk bersikap netral dalam Pilkada. Kementerian Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi juga sudah mengeluarkan penegasan dengan surat edaran yang disebarkan, bahwa ASN yang terlibat politik bisa diberi sanksi berat, bahkan pemecatan secara tidak terhormat.(dow)