• Demi HP China, Remaja di Inhil Bunuh Temannya dan Membuang Mayatnya ke Parit

    Reporter: Portal Berita Riau
    Published: 19 February, 2018
    A- A+
    INDRAGIRI HILIR, PELANGIRAN - Sesosok mayat remaja laki - laki dalam kondisi mulai membusuk ditemukan terapung di Kanal Tersier Kebun Kelapa Sawit Blok 64 KCB 32 KUT 5 Kebun Bintangor PT THIP Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Minggu (18/2/18) sekira pukul 12.00 WIB.

    Mayat yang diduga adalah korban pembunuhan itu diketahui bernama Joko Saputra (17). Pemuda yang baru beranjak dewasa itu berprofesi sebagai karyawan swasta dan beralamat di Perumahan Karyawan Kebun Agatis PT THIP Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran

    Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony SIK MH melalui Kapolsek Pelangiran IPTU M Rafi membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. 

    Berawal dari kegelisahan orang tua korban bernama Masnah yang disebabkan karena korban Joko sudah sejak hari Jumat tidak pulang ke rumah. Bersama beberapa karyawan Kebun Bintangor PT THIP Desa Tanjung Simpang, Minggu pagi itu orang tua korban berusaha untuk melakukan pencarian terhadap korban. 

    "Setelah beberapa saat melakukan pencarian di dalam kebun tersebut, akhirnya mereka menemukan sesosok mayat di dalam kanal tersier di Kebun Kelapa Sawit Blok 64 KCB 32 KUT 5 Kebun Bintangor PTTHIP Desa Tanjung Simpang," ungkap Kapolsek Pelangiran IPTU M Rafi. 

    Mayat yang ditemukan dalam keadaan terapung serta sudah mulai membusuk, ternyata adalah Joko orang yang sedang mereka cari. 

    Dari hasil visum et revertum diketahui korban mengalami kekerasan dan menderita beberapa luka diantaranya luka bacokan dibagian kepala korban, leher, dan luka bacokan di punggung telapak tangan kiri korban. 

    Penemuan mayat yang diduga adalah korban pembunuhan itu langsung ditindaklanjuti oleh Polsek Pelangiran dengan melakukan penyelidikan. Akhirnya diketahui, pelaku pembunuhan itu adalah RRM alias Riz (16). Tersangka ini diamankan di rumah orang tuanya di Perumahan Karyawan PT THIP Desa Tanjung Simpang. 

    Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui bahwa dirinya membunuh korban karena ingin memiliki handphone merk Xiaomi Read Mi 3 S milik korban. Pembunuhan itu dilakukan tersangka pada hari Jumat (16/2/18). 

    "Barang bukti yang disita adalah 1 bilah parang berhulu/gagang warna hijau, 1 unit Handphone merk Xiaomi Red Mi 3 S.(dow)
  • Comment On This Post